Menu
Precision, Actual & Factual

Kejati Tunggu Laporan Resmi Terkait Isu Korupsi Dinas Kominfo Tulangbawang

  • Bagikan
Kejati Lampung. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Terkait isu adanya dugaan penyimpangan anggaran pada Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Kabupaten Tulangbawang yang dihembuskan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Peduli Lampung (GPL), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menyatakan masih akan menunggu Laporan resmi dari dugaan penyimpangan Anggaran Rp10 miliar tersebut, sebelum mengambil langkah hukum selanjutnya.

Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terhadap dana Anggaran pada DISKOMINFO Kabupaten Tulangbawang tahun anggaran 2020 dan 2021, yang diisukan menjadi bahan “Bancakan” oleh sejumlah Oknum Pejabat di Dinas tersebut, dikabarkan akan segera dilaporkan oleh LSM GPL ke Aparat Penegak Hukum (APH) yang diantaranya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Hal tersebut pun direspon baik oleh pihak Kejati Lampung, melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Andrie W. Setiawan, Kejati Lampung mengungkapkan bahwa aduan apapun dari masyarakat akan diterima oleh pihaknya, maka dalam hal ini GPL dipersilahkan mendaftarkan aduannya secara resmi dan lengkap dengan segala bukti, agar segera dapat ditindaklanjuti.

“Terkait kabar adanya temuan dari kawan- kawan GPL mengenai penyelewengan anggaran pada DISKOMINFO Tulangbawang, kami persilahkan didaftarkan secara resmi temuan tersebut ke dalam sebuah laporan, yang lengkap dengan bukti-bukti sehingga pihak kami juga dapat segera mengambil langkah selanjutnya,” ujar Andrie (28/04).

Melalui penelurusuran sumber informasi terbuka, untuk mendorong dugaan kasus ini Gerakan Peduli Lampung juga dikabarkan akan menggelar aksi masa dan orasi di depan Kantor Bupati Kabupaten Tulangbawang dalam waktu dekat, untuk mendorong penanganan dugaan korupsi uang negara tersebut dapat dilakukan secepatnya.

 

Eka Putra

  • Bagikan