Menu
Precision, Actual & Factual

Kejagung “Makin Galak” Pada Pelaku TPK Rp23 Triliun & Sita 854 Bidang Tanah Seluas 410 Hektar

  • Bagikan
Proses Penyitaan Aset oleh Tim Penyidik Jampidsus. Sumber Dokumentasi Kejagung RI

KIRKA.COJakarta – Rabu sore (03/03), Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak melalui WhatsApp memberitahu Redaksi Kirka.co, bahwa Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, berhasil melakukan penyitaan barang bukti dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) atas nama Tersangka BTS.

“Dia salah satu Tersangka dari beberapa Tersangka yang diduga telah menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp23 Triliun,” ujar Leonard.

Detail penyitaan aset Tersangka BTS diterakan sejumlah barang bukti berhasil disita dalam perkara tersebut oleh Tim Penyidik adalah berupa aset Tersangka BTS dalam empat pengelompokan aset,” imbuhnya.

“Aset yang sudah Tim Penyidik sita adalah 155 bidang tanah yang terletak di Lebak, Provinsi Banten. Berdasarkan akta jual beli seluas 343.461 meter persegi, lalu 2.566 bidang tanah yang terletak di Lebak, Provinsi Banten. Berdasarkan Surat Pelepasan & Pengakuan Hak (SPH) seluas 1.929.502 meter persegi, lalu 131 bidang tanah yang terletak di Lebak, Provinsi Banten. Sesuai sertifikat hak guna bangunan (HGB) atas nama PT. Harvest Time seluas total 1.838.639 meter persegi, dan terakhir 2 bidang tanah yang terletak di Kota Batam, Provinsi Kepri. Sesuai sertifikat hak guna bangunan (HGB) atas nama PT. Mulia Manunggal Karsa seluas 200.000 meter persegi,” Leonard mendetailkan penjelasannya.

Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak lebih jauh menjelaskan proses lanjutan pasca penyitaan aset Tersangka BTS.

“Terhadap aset Tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara didalam proses selanjutnya,” jelasnya.

Langkah Strategis Jaksa Agung ST Burhanudin dalam rangka menyelamatkan aset negara dibuktikan dengan kinerja nyata jajarannya.

Hal ini juga ditegaskan Leonard pada Redaksi Kirka.co, “Gebrakan Tim Penyidik serius memburu dan menyita aset-aset para Tersangka lainnya dan terus melakukan pelacakan dengan bekerja sama dengan Pusat Pelacakan Aset baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri,” pungkasnya.

Eka Putra

  • Bagikan