Menu
Precision, Actual & Factual

Jelang Idul Adha 1442H Lesty Putri Utami Peduli Wong Cilik

  • Bagikan
Kirka.co
Ajakan itu disampaikan oleh Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami. Foto Dok Lesty Care

KIRKA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Provinsi Lampung mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan lebih secara ekonomi untuk berbagi.

Langkah ini untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19, mengingat satu keluarga mampu bisa membantu minimal 2-3 keluarga yang kekurangan di sekitarnya.

Ajakan itu disampaikan oleh Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami.

Srikandi partai berlambang moncong putih ini juga tidak sekedar mengajak saja, tetapi melalui Lesty Care, ia juga membagikan 500 paket sembako ke rumah – rumah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di daerah Kecamatan Natar dan Jati Agung, Lampung Selatan.

Kirka.co
Srikandi partai berlambang moncong putih ini juga tidak sekedar mengajak saja, tetapi melalui Lesty Care, ia juga membagikan 500 paket sembako ke rumah – rumah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di daerah Kecamatan Natar dan Jati Agung, Lampung Selatan. Foto Dok Lesty Care

“Dalam situasi seperti ini,¬†kita sebaiknya dapat bergotong-royong dan saling tolong menolong,” kata Lesty, Senin 19 Juli 2021.

“Tindakan itu adalah kearifan bangsa kita yang masih dipraktikkan hingga saat ini. Gotong-royong selalu relevan dalam setiap momentum kehidupan sosial,” ucap Lesty.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, ada banyak kelompok masyarakat yang merasakan dampaknya.

Selain potensi Pemutusan Hubungan Kerja, ada juga yang bekerja harian saat ini kesulitan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

“Jika mereka dirumahkan, tentu itu akan berimplikasi pada kehidupan sehari-hari,” ucap dia.

“Maka bagi mereka yang berkelebihan, tentu sangat dianjurkan untuk menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu keluarga tidak mampu,” ungkap dia.

Jika semua bergotong-royong, sambung anggota fraksi PDIP DPRD Lampung ini, tentu sangat meringankan beban mereka yang membutuhkan.

“Ini tentu tidak mudah. Tetapi kalau digalakkan, tentu ini bisa menjadi gerakan sosial,” tukasnya.

Ada banyak bentuk kegotong-royongan yang bisa diterapkan. Misalnya, gotong-royong membantu orang sakit, membantu mengedukasi masyarakat, dan bisa juga bergotong-royong membantu masyarakat kecil yang membutuhkan.

  • Bagikan