Menu
Precision, Actual & Factual

Isi Pertanyaan KPK Saat Mofaje Caropeboka Jadi Saksi Sidang Mustafa

  • Bagikan
Suasana ruang persidangan saat Mofaje Caropeboka diperiksa sebagai saksi di dalam perkara suap dan gratifikasi eks Bupati Lampung Tengah Mustafa pada PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 8 April 2021. Foto Ricardo Hutabarat

KIRKA.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat jaksa sebagai penuntut umum yang mendakwa eks Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa atas perkara suap dan gratifikasi menghadirkan seorang saksi di luar berkas perkara di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 8 April 2021. Ia adalah Mofaje Caropeboka.

Sebelumnya, nama Mofaje Caropeboka sudah muncul dalam fakta persidangan atas rangkaian pemberian uang senilai Rp 18 miliar atau biaya yang harus dikucurkan Mustafa ketika Mustafa ingin mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Utamanya usai dia melakukan pertemuan dengan eks Bupati Lampung Timur dan juga Wasekjen DPP PKB, Chusnunia Chalim di Kafe Wiseman Coffee House.

Hal tersebut dilontarkan saksi bernama Paryono, Sekretaris NasDem Lampung Tengah pada 25 Februari 2021 dan juga diamini oleh Mustafa.

Ketika dihadirkan, yang pertama kali ditanya dari Mofaje seorang dengan jabatan sebagai Wakil Ketua DPW NasDem Lampung itu adalah tentang hubungannya terhadap Mustafa.

Berikut transkrip dialog ketika Mofaje Caropeboka diperiksa dan ditanyai oleh Taufiq Ibnugroho seorang jaksa sebagai penuntut umum dari KPK, berdasar rekaman visual dan suara yang dilakukan KIRKA.CO atas persetujuan majelis hakim di dalam ruang persidangan.

Taufiq : Tadi saudara ditanya (hakim_red), bilangnya kenal dengan saudara terdakwa Mustafa, betul?

Mofaje: Betul.

Taufiq: Saudara tahu (kenal_red), sudah sejak kapan?

Mofaje: Dari tahun 2005.

Taufiq: Pada waktu itu, (saudara kenal dengan) Mustafa sebagai apa?

Mofaje: Waktu itu, sebagai aktivis. Kami berkenalan. Kemudian saya mengajak beliau untuk menjadi pengurus di Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Lampung. Kebetulan saya waktu itu jadi bendahara, dia jadi wakil bendahara.

Kemudian beliau menjadi Ketua Pemuda Pancasila Bandar Lampung dan seterusnya.

Taufiq: Jadi saudara kenal Mustafa ini sudah lama ya. Karena sama-sama satu organisasi ya. Yang anda ketahui, tahun 2016 pak Mustafa ini jabatannya apa?

Mofaje: Tahun 2016, beliau itu dilantik menjadi Bupati di Lampung Tengah, di bulan Februari 2016 kalau enggak salah.

Taufiq: Sebelum dilantik menjadi Bupati, apakah sebelumnya juga ada jabatan (Mustafa) di pemerintahan?

Mofaje: Iya. (Mustafa sebelumnya adalah) Wakil Bupati.

Taufiq: Pada tahun 2016, saudara waktu itu, apa pekerjaannya?

Mofaje: Saya? Saya pengurus Asosiasi.

Taufiq: Asosiasi? Asosiasi apa ini maksudnya?

Mofaje: Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia… AKLI

Taufiq: Apakah saudara dan Mustafa ini juga tergabung dalam organisasi atau kepartaian tertentu?

Mofaje: Semenjak bulan Agustus atau September 2019 pak, saya menjadi pengurus Partai NasDem Provinsi Lampung. Beliau adalah Ketuanya. Saya sebagai salah satu Wakil Ketua, dan juga Ketua Garda Pemuda NasDem Lampung.

Taufiq: Jadi memang (antara anda dan Mustafa itu berada dalam) satu organisasi dan satu partai juga ya.

 

Ricardo Hutabarat

  • Bagikan