Menu
Precision, Actual & Factual

ICW: Jaksa Bisa Segera Layangkan Gugat Kerugian Negara ke Ahli Waris Mendiang Satono

  • Bagikan
Kirka.co
Jenazah Alm. Satono Ketika Akan Disemayamkan Pihak Keluarga. Foto Istimewa

KIRKA – Terkait Kerugian Negara yang belum dilunasi hingga akhir hayat terpidana Satono, ICW beranggapan bahwa sudah tidak ada halangan lagi bagi Jaksa untuk segera melayangkan gugatan kepada ahli waris.

Usai meninggalnya mantan Bupati Kabupaten Lampung Timur yang juga wafat dalam pelariannya sebagai DPO Kejaksaan, Indonesia Corruption Watch melihat bahwa dalam hal tersebut Kejaksaan sudah seharusnya menagih uang hasil korupsi terpidana ke pihak keluarga.

Yang dalam perkara tersebut, Jaksa dapat sesegera mungkin melayangkan gugatan perdata kepada orang yang ditunjuk sebagai ahli waris dari terpidana Satono, untuk memulihkan keuangan negara pada peristiwa Tindak Pidana Korupsi APBD Lampung Timur Tahun Anggaran 2015 tersebut dengan nilai total kerugian Rp119 miliar.

“Terkait dengan kerugian negara karena terpidana telah meninggal, dalam hal ini pihak Kejaksaan seharusnya sudah tidak ada halangan lagi untuk segera melayangkan gugatan perdata ke ahli waris,” ungkap Kurnia Ramadhana selaku Peneliti ICW.

Diketahui dalam amar putusannya sendiri pada 2012 lalu, Satono divonis hukuman penjara oleh Hakim Mahkamah Agung bersalah melakukan Korupsi yang diperbuat bersama-sama dengan Sugiarto Wiharjo alias Alay, dan dijatuhi hukuman pidana penjara selama 15 tahun.

Ia pun dikenakan hukuman pidana denda sebesar Rp500 juta dengan subsidair 6 bulan penjara, serta dikenakan pidana tambahan berupa pidana Uang Pengganti Kerugian Negara sebesar Rp10,5 miliar, dengan subsidair kurungan badan selama 3 tahun.

Penulis: Eka Putra
  • Bagikan