Menu
Precision, Actual & Factual

Hakim Siti Insirah Perintah JPU Hadirkan Mukhlis Basri Pada Sidang Tipikor BUMD Lambar

  • Bagikan
Suasana Sidang Tipikor BUMD Lampung Barat Di PN Tanjungkarang (29/03). Majelis Hakim perintahkan JPU untuk hadirkan Saksi Mukhlis Basri Eks Bupati Lambar. Foto Eka Putra

KIRKA.CO – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memanggil Mukhlis Basri ke persidangan mendatang, hal tersebut diucapkan oleh Ketua Majelis Hakim Siti Insirah sesuai dengan hasil diskusi Majelis hakim yang merespon permintaan dari Tim Kuasa Hukum Terdakwa Deria Sentosa pada gelaran sidang Senin siang (29/03).

Lain keinginan JPU lain pula keinginan Majelis Hakim, terkait pentingnya kehadiran Eks Bupati Kabupaten Lampung Barat, Mukhlis Basri, yang dinyatakan pada pekan lalu kepada awak media dalam sesi wawancaranya bahwa JPU merasa keterangan seluruh Saksi yang hadir telah dianggap cukup, sehingga memutuskan tidak akan memanggil yang bersangkutan ke persidangan.

Namun di gelaran kali ini, Ketua Majelis Hakim Siti Insirah secara langsung perintahkan JPU untuk dapat menghadirkan Mukhlis Basri di gelaran sidang selanjutnya, Hakim menganggap bahwa keterangan Mukhlis Basri dirasa perlu untuk membuka secara terang benderang perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kab. Lampung Barat ini.

Keputusan tersebut diambil usai mendengarkan permintaan dari tim Kuasa Hukum Terdakwa Deria Sentosa, yang memohon kepada Majelis Hakim agar dapat memerintahkan JPU untuk memanggil Mukhlis Basri, mengingat Eks Bupati tersebut termasuk di dalam Saksi yang diperiksa dan keterangannya masuk ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Yang Mulia, mengingat masih ada satu Saksi lagi yang terdapat di dalam BAP yang belum hadir yaitu Mukhlis Basri, Saya mohonkan kepada Majelis Hakim agar dapat memerintahkan JPU untuk menghadirkannya ke persidangan ini, atau jika tidak bisa boleh dibacakan keterangannya oleh JPU,” ucap Irwan Ketua Tim Kuasa Hukum Terdakwa Deria Sentosa.

“Kalau ini dianggap penting untuk kuasa hukum Terdakwa, Kami perintahkan kepada JPU supaya yang bersangkutan bisa dipanggil hadir ke persidangan mendatang, bisa ya Pak Jaksa,” pungkas Siti Insirah perintahkan JPU.

Mendengar permintaannya dikabulkan oleh Majelis Hakim, Irwan Apriyanto selaku Ketua Tim Kuasa Hukum Terdakwa Deria Sentosa mengapresiasi keputusan yang diambil oleh Hakim, menurutnya Majelis Hakim juga jeli dalam melihat siapa saja saksi yang penting di perkara ini, dan ia pun berharap keterangan dari Mukhlis Basri nantinya dapat meringankan hukuman kliennya tersebut.

Ketua Tim Kuasa Hukum Terdakwa Deria Sentosa, Irwan Aprianto didampingi Tarmizi dan Doni Sopian, memberikan penjelasan pada awak media di PN Tipikor Tanjungkarang. Foto Eka Putra

“Kami tim kuasa hukum Deria, mengapresiasi apa yang telah diputuskan oleh Majelis Hakim, Kami rasa kehadiran Mukhlis Basri di persidangan mendatang sangatlah penting, dan semoga kesaksiannya dapat meringankan hukuman klien kami nanti,” ujar Irwan.

Diketahui dalam perkara ini, kedua terdakwa yakni Deria Sentosa dan Galih Priadi didakwa telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai Direktur di Perusahaan Daerah (PD) Pesagi Mandiri Perkasa yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Lampung Barat, dalam menggunakan anggaran penyertaan penambahan modal yang bersumber dari APBD Lampung Barat di tahun anggaran 2016.

Yang seharusnya anggaran tersebut diperuntukkan sebagai biaya pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di daerah Sekincau, dan pada akhirnya dialihkan oleh kedua terdakwa ke dalam modal bisnis jual beli kopi, semen, gas dan kayu, sehingga mengakibatkan Kerugian Negara sebesar Rp 3 miliar lebih.

Eka Putra

  • Bagikan