Menu
Precision, Actual & Factual

DPRD Lampung Pertanyakan Dugaan Cuti Wagub Lampung Chusnunia Chalim

  • Bagikan
Kirka.co
Kolase Foto Yozi Rizal dan Sahdana. Foto Istimewa

KIRKA.COKomisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung bakal mempertanyakan dugaan cuti Chusnunia Chalim sebagai Wakil Gubernur ke pemerintah provinsi.

“Saya akan pertanyakan hal ini kepada pihak Pemerintah Provinsi,” kata Ketua Komisi I DPRD Lampung, Yozi Rizal, Jumat 9 Juli 2021.

Pihaknya belum menerima konfirmasi terkait dugaan cuti dari orang nomor dua di Bumi Ruwa Jurai tersebut.

Meski, sambung Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Lampung ini, tidak ada keharusan untuk konfirmasi.

“Izin cuti bagi Wagub seharusnya dari Mendagri atas nama Presiden RI,” ungkap Anggota DPRD Provinsi Lampung dua periode ini.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Lampung Sahdana yang juga mempertanyakan dugaan cuti tersebut.

“Tidak ada informasi ataupun surat tembusan ke Komisi I,” kata anggota Fraksi PDIP DPRD Lampung ini.

Ia belum mengetahui terkait beredarnya kabar orang nomor dua di Provinsi Lampung ini sedang cuti.

“Saya belum tahu kalau Bu Nunik cuti. Karena belum ada surat yang ditembuskan ke Komisi I,” jelas dia.

Jika cuti tersebut dilakukan sekitar satu bulan atau lebih, maka Nunik sapaan akrab Chusnunia Chalim dilarang menggunakan fasilitas negara, kecuali gaji pokok, dan tunjangan-tunjangannya.

Selain itu, sambung mantan Anggota DPRD Kabupaten Way Kanan kanan ini, jika ternyata Wakil Gubernur tidak mengajukan cuti, maka bisa dikenakan sanksi.

Sebab, tidak melaksanakan tugas jabatannya. “Sanksi itu di UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah pasal 76 ayat j,” ucap dia.

“Bunyinya Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilarang meninggalkan tugas dan wilayah kerja lebih dari 7 hari berturut-turut atau tidak berturut-turut dalam waktu 1 bulan tanpa izin Menteri untuk Gubernur dan Wakil Gubernur serta tanpa izin Gubernur untuk Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota,” pungkas Putra Daerah kabupaten Way Kanan tersebut.

  • Bagikan