Menu
Precision, Actual & Factual

Wakil Ketua DPRD Romli, Ingatkan Dugaan Tipikor Di Way Kanan

  • Bagikan
Wakil Ketua DPRD Way Kanan Romli dan Anjungan Way Kanan. Foto Istimewa

KIRKA.CODewan Perwakilan Rakyat Daerah Way Kanan menyoroti persoalan dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Ramik Ragom tersebut, Rabu 19 Mei 2021.

Alasannya, karena adanya beberapa laporan dugaan korupsi dan persoalan hukum yang tengah berjalan, yakni :

1. DPW KAMPUD menyampaikan laporan pengaduan kepada pihak Kejari Way Kanan dan Kejaksaan Tinggi Lampung (24/4/2021) terkait dugaan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme terhadap penggunaan dana untuk kegiatan pelayanan kesehatan melalui JKN senilai Rp16.981.130.505,80, tahun Anggaran 2019.

2. Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Way Kanan mengamankan RC Kepala Kampung Labuhan Jaya Kecamatan Gunung Labuhan, Rabu 07/04/21.

Karena diduga melakukan Tipikor penyalahgunaaan anggaran dana desa tahun 2018 sebesar Rp992.413.040. Dalam pemeriksaan hasil LHP BPK tersebut ditemukan kerugian negara sekitar Rp 675.582.560.

3. Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang memvonis mantan Kepala Kampung Argomulyo, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan atas nama Supratikno (50) dengan pidana penjara selama 4 tahun penjara, lantaran melakukan tindak pidana korupsi beras subsidi milik masyarakat, Kamis 6/11/2020.

4. Ketua DPD LSM Lipan Way Kanan melaporkan Rukhaenah selaku Kakam Negeri Jaya Kecamatan Negeri Besar Kabupaten Way Kanan pada tahun 2019 masih menjabat selaku Kakam yang diduga melakukan korupsi DD pada TA 2019 resmi dilaporkan ke Tipidkor Polres Way Kanan, Kamis 26/11/2020.

5. DPW KAMPUD melaporkan dugaan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme terhadap penggunaan keuangan Daerah yang diperuntukan belanja penggantian suku cadang kendaraan senilai Rp2.050.000.000 di Sekretariat Daerah melalui DPA Bagian Umum Sekda Way Kanan, tahun anggaran 2019, ke Kejari Way Kanan dan Kejati Lampung.

6. DPP Pematank telah melaporkan dugaan kolusi dan nepotisme pembangunan gedung Anjungan Way Kanan yang berdiri di Kompleks PKOR Way Halim ke Kejati Lampung pada Selasa 19 Mei 2021.

Wakil ketua DPRD Way Kanan, Romli mengakui telah sering mengingatkan satker saat hearing untuk berhati-hati dalam menggunakan anggaran untuk pencegahan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme.

“Kita sudah sering mengingatkan lewat hearing. Karena 5 rupiah pun dana yang di keluarkan akan di pertanggungjawabkan kepada rakyat melalui DPRD,” kata Romli, Rabu 19 Maret 2021.

Soal Kakam yang ‘menilap’ Dana Desa, pihaknya sudah mengingatkan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
agar segera mengembalikan dana tersebut ke kas kampung.

“Kalau tidak bisa mengembalikan, semua yang menilap DD apa lagi sudah ratusan juta agar di serah kan ke penegak hukum. Bahkan bagi petahana yang belum bisa mengembalikan jangan boleh ikut Pilkakam,” imbuh Romli.

“Kalau persoalannya sudah dilaporkan ke penegak hukum, silahkan penegak hukum bekerja. Kami tidak mau masuk ke ranah mereka,” tegas dia.

  • Bagikan