Menu
Precision, Actual & Factual

Dedi Hermansyah Dituntut 5 Tahun Penjara, Diduga Korupsi Rp200 juta Dana Desa

  • Bagikan
PN Tipikor Tanjungkarang Tempat Berlangsungnya Persidangan Perkara Korupsi Dana Desa Sukarame - Tanggamus Tahun Anggaran 2019, Atas Nama Terdakwa Dedi Hermansyah. Foto Eka Putra

KIRKA.CO – Didakwa melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terhadap Anggaran Dana Desa tahun Anggaran 2019, seorang Kepala Pekon Sukarame, Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Tanggamus, dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman penjara selama 5 (lima) tahun dan 3 (tiga) bulan.

Tuntutan tersebut dibacakan oleh JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus, dihadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh Efiyanto, pada gelaran sidang lanjutan perkara korupsi dana desa atas nama terdakwa Dedi Hermansyah, yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang, Jumat pagi (30/04).

“Menuntut terdakwa Dedi Hermansyah dengan hukuman pidana penjara selama 5 (lima) tahun dan 3 (tiga) bulan, serta pidana denda sebesar Rp200 juta dengan subsidair denda yaitu penjara selama 6 (enam) bulan” ucap jaksa dalam pembacaan tuntutannya.

“Menuntut terdakwa Dedi Hermansyah untuk membayar uang pengganti kerugian negara yang diakibatkan oleh perbuatannya sebesar Rp257.900.000 dengan ketentuan apabila tidak terbayarkan maka digantikan pidana kurungan badan selama 2 (dua) tahun dan 8 (delapan) bulan” lanjutnya.

Kepala Pekon Sukarame ini dijerat oleh JPU dengan jeratan Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 ayat (1) huruf – b Ayat (2), Ayat (3), Undang- undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Di dalam dakwaannya, Dedi Hermansyah melakukan kejahatannya dengan cara mengambil sebagian uang di setiap tahap pencairan Dana Desa yang diterima oleh Pekon Sukarame Kecamatan Talangpadang Kabupaten Tanggamus tahun Anggaran 2019 untuk kepentingan pribadi, hingga mencapai total Rp257.900.000 (Dua ratus lima puluh tujuh juta sembilan ratus ribu rupiah).

Akibat Dana Desa yang dikorupsi oleh terdakwa, maka sebagian kegiatan yang sudah dianggarkan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) desa Sukarame pada akhirnya tidak dapat terealisasi, diantaranya kegiatan Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Pekon dengan nilai anggaran Rp36.993.143 dan kegiatan pada Bidang Pelaksanaan Pembangunan Pekon dengan nilai anggaran sebesar Rp193.462.755 serta kegiatan pada Bidang Pemberdayaan Masyarakat yang dianggarkan senilai Rp20.820.000.

 

Eka Putra

  • Bagikan