Menu
Precision, Actual & Factual

Darurat! Sampai Awal Juli 429 Perkara Narkotika Bandar Lampung Disidangkan Di 2021

  • Bagikan
Kirka.co terpercaya dalam memberi kabar
Ketua DPP Pematank, Suadi Romli. Foto Eka Putra

KIRKA.CO – Sebanyak 429 perkara Narkotika di Bandar Lampung tercatat telah dan akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang sampai pertengahan 2021, kenyataan itu tentunya bukan sebuah prestasi lantaran hal tersebut membuat beberapa pihak menyatakan Kota Tapis Berseri dalam keadaan darurat narkotika.

Dari data yang tercantum pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Tanjungkarang, terlihat jelas sejak Januari hingga pada awal Juli 2021 ini terdapat ratusan perkara Narkotika yang terjadi di wilayah hukum Bandar Lampung didaftarkan di PN Tanjungkarang.

Banyak pihak yang menanyakan sumber penyebab dari tren negatif ini, seperti yang diutarakan oleh Ketua DPP Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan, Suadi Romli, yang memberikan pandangannya terhadap kurangnya edukasi serta pencegahan dari pihak terkait ke masyarakat, sehingga kasus narkotika semakin marak.

“Dalam hal ini saya menanyakan kepada Pemerintah dan pihak terkait, edukasi dan pencegahannya seperti apa kok bisa sampai meningkat kasus narkotika di Bandar Lampung ini, tugas mereka berhasil bukan saja dilihat dari banyaknya tangkapan atau tingginya lama hukuman untuk efek jera, tapi juga termasuk dari menurunnya peredaran dan penyalahgunaan narkotika,” ujar Romli.

Romli juga menuturkan bahwa jika dilihat dari jumlah kasus yang naik ke perkara di pengadilan saat ini, Bandar Lampung kini bisa dikatakan dalam tingkat yang mengkhawatirkan, dan seluruh elemen masyarakat dihimbau untuk dapat berperan aktif dalam perang melawan Narkotika, sebab saat ini ibu kota Provinsi Lampung tersebut telah memasuki keadaan darurat.

Kirka.co terpercaya dalam memberi kabar
Tangkapan Layar SIPP PN Tanjungkarang Terkait Jumlah Perkara Narkotika Yang Ditangani Hingga Awal Juli 2021. Foto Eka Putra

“Kita bisa lihat dari jumlahnya saja yang tertera di SIPP PN Tanjungkarang, ini bukan hal yang remeh atau main-main, Bandar Lampung sudah mengkhawatirkan, sudah darurat, ayo sekarang kita semua mulai berperan aktif dalam perang melawan narkotika agar generasi penerus kita nanti tidak dirusak oleh narkoba,” imbuhnya.

Diketahui dari data tersebut, kita pun dapat melihat bahaya dari narkotika, dimana kenyataannya barang haram itu turut menjerat anak dibawah umur menjadi korbannya, dan bahkan lebih ironi lagi narkotika juga telah menjerumuskan seorang oknum Aparat Penegak Hukum menjadi terdakwa dalam perkara penyalahguna.

  • Bagikan