Menu
Precision, Actual & Factual

Berbisnis Kosmetik Via Online, Guru Cantik Ini Malah Jadi Pesakitan

  • Bagikan
Kirka.co
Ilustrasi Kosmetik Ilegal

KIRKA – Seorang wanita cantik yang berprofesi sebagai tenaga pengajar Honorer di Kabupaten Lampung Selatan, harus jadi pesakitan lantaran berbisnis jual beli produk kosmetik secara online, yang didapati ternyata tak memiliki izin edar.

Nasib sial itu harus dialami oleh Eva Tarsa, ia mulanya berniat mencari uang tambahan dengan berniaga di media sosial, dengan menjajakan obat pelangsing ke para konsumen khususnya kaum hawa yang sangat mendambakan bentuk tubuh ideal.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa pada gelaran sidang 8 Juli 2021 kemarin, merk kosmetik yang ia pasarkan tersebut sebenarnya merupakan kosmetik yang ia pakai sendiri sebelumnya, yang mulanya ia pesan pula secara online melalui seseorang bernama Agustina lewat mesin pencari Google.

Lantaran merasa cocok dan nyaman menggunakan produk itu, kemudian terdakwa Eva Purnama Tarsa pun akhirnya memasarkan kembali Kosmetik tersebut melalui akun Facebooknya dan melalui aplikasi belanja online Shopee.

Tak lama kemudian beberapa petugas dari Balai POM Bandar Lampung mendatangi kediamannya di wilayah Candipuro Kabupaten Lampung Selatan, dan mendapati sebelas kardus berisikan kosmetik dan obat tradisional serta alat pengemas di kediamannya tersebut.

Usai diperiksa oleh petugas yang mendatanginya, didapati bahwa beberapa item yang diperjual belikan oleh wanita cantik 35 tahun tersebut, tak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Sehingga terdakwa Eva Purnama Tarsa pun akhirnya didakwa dan disangkakan telah melanggar Pasal 197 atau Pasal 62 ayat (1), Juncto Pasal 106 ayat (1) Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal selama 15 tahun, dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

  • Bagikan