Menu
Precision, Actual & Factual

Anggota DPRD Tubabar Soleh Taufik di Pusaran Kasus Korupsi Mustafa

  • Bagikan
Lambang Partai Kebangkitan Bangsa. Foto Istimewa/Net

KIRKA.COAnggota DPRD Tulangbawang Barat Soleh Taufik disebut dan diduga turut menikmati uang hasil korupsi dari eks Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa.

Hal itu berdasarkan keterangan mantan Ketua DPC PKB Tulangbawang, Khaidir Bujung. Utamanya saat ia memberikan kesaksian di dalam perkara suap dan gratifikasi Mustafa senilai Rp 65 miliar lebih di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis lalu, 4 Maret 2021.

Khaidir Bujung menyatakan bahwa ada 13 orang Ketua DPC PKB yang berada di naungan DPW PKB Lampung, telah menerima uang Rp 25 juta pada Oktober 2017.

Uang tersebut menurut Khaidir Bujung, adalah bagian dari Rp 18 miliar yang diberikan Mustafa kepadanya dan Midi Iswanto.

Diketahui, konteks uang dari Mustafa tersebut adalah mahar politik Mustafa ketika menginginkan PKB mendukungnya dalam kontestasi Pilgub 2018.

Dan terlebih lagi, uang Mustafa tersebut masih bagian dari Rp 65 miliar lebih yang adalah total penerimaan uang atas suap dan gratifikasi yang didakwakan KPK kepada Mustafa.

Midi Iswanto kepada KIRKA.CO mengatakan bahwa dari 15 orang total Ketua DPC PKB se-Provinsi Lampung, hanya ada 2 Ketua DPC PKB yang tidak menerima Rp 25 juta tersebut.

Midi mengetahui hal ini, sebab dia salah satu orang yang berperan untuk membagikan uang Rp 25 juta per Ketua DPC bersama dengan Khaidir Bujung.

Baik Khaidir Bujung dan Midi Iswanto ketika dihadirkan di ruang sidang dan diminta untuk bersaksi, tidak menyebut satu per satu nama dari Ketua DPC PKB yang menerima uang.

Diketahui, pada saat peristiwa penyerahan uang itu berlangsung, Soleh Taufik adalah Ketua DPC PKB Tulang Bawang Barat.

Berdasarkan keterangan Khaidir Bujung, penyerahan uang kepada para Ketua DPC PKB tersebut berasal dari perintah eks Ketua DPW PKB Lampung Musa Zainudin.

Ricardo Hutabarat

  • Bagikan