Menu
Precision, Actual & Factual

Wagub Lampung Pingsan, Romli Juga Panjatkan Doa Untuk Kesehatan ‘Kanjeng Ratu’

  • Bagikan
Chusnunia Chalim Mantan Bupati Lampung Timur, saat menjadi Saksi atas Terdakwa Mustafa Mantan Bupati Lampung Tengah di PN Tanjungkarang. Foto Ricardo Hutabarat

KIRKA.CO – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim atau yang biasa disapa Nunik tersungkur dalam suatu acara diduga karena pingsan. Peristiwa itu terjadi di Novotel, Senin, 24 Mei 2021.

Pasca kejadian itu, Muhammad Yunus mendoakan kesehatan Nunik agar nantinya Wagub Lampung tersebut dapat menghadiri proses pemeriksaan sebagai saksi atas kasus korupsi di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 27 Mei 2021.

Nama lain dari Chusnunia Chalim atau Nunik tak hanya itu saja. Dalam persidangan kasus korupsi Bupati Lampung Tengah periode 2016-2021 Mustafa, nama lainnya disebut saksi Saefudin adalah Kanjeng Ratu.

Penyebutan itu berkenaan dengan aliran uang Rp 1 miliar yang ditujukan kepada Nunik. Uang itu merupakan bagian dari pemberian Mustafa sebagai mahar politik.

Untuk diketahui lagi, uang mahar politik total Rp 18 miliar, bersumber sebagian dari hasil penerimaan suap dan gratifikasi atas ijon proyek pada Dinas Bina Marga Lampung Tengah.

Melihat kejadian yang menimpa Nunik tadi, Ketua Pematank Suadi Romli turut memanjatkan doa.

Tak ubahnya seperti harapan Yunus, Romli juga berharap agar segala proses persidangan yang harus dihadapi Nunik, mestinya dapat terlaksana sesuai dengan jadwal.

“Kita cuma bisa berdoa, agar ibu Wakil Gubernur Lampung yang dicintai dan banyak penggemarnya itu, lekas sembuh seperti sedia kala tanpa ada satu pun yang kurang,” kata Romli kepada KIRKA.CO, Senin malam.

Chusnunia Chalim sedianya dipanggil kembali untuk bersaksi di persidangan perkara Mustafa.

Pemanggilan tersebut agaknya berbeda, kali ini ia dipanggil berdasarkan adanya permohonan dari Muhammad Yunus pengacaranya Mustafa.

Hakim pun mengabulkan permohonan Yunus tadi berikut dengan pemanggilan Vice President PT SGC Purwati Lee dan 3 orang lainnya untuk diperiksa di hadapan majelis hakim.

Total dari mereka yang dipanggil atas perintah hakim ke KPK ada 5 orang.

Teranyar, KPK telah mengklaim bahwa surat panggilan kepada 5 orang tersebut telah dilakukan sesuai dengan perintah hakim.

  • Bagikan