Menu
Precision, Actual & Factual

Akademisi & NGO Komentari Korban Covid-19 Di Pesawaran

  • Bagikan
Gindha Ansori Wayka dan Dedy Hermawan. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Meninggalnya dua warga Pesawaran yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (18/04) lalu memicu sorotan dari berbagai pihak.

Akademisi Kebijakan Publik Unila Dedy Hermawan mengatakan bahwa harus adanya evaluasi kinerja dari pemerintah dan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Pesawaran.

“Harus di cek dan evaluasi sistem dilapangan. Karena masih ada penambahan kasus. Tentu harus diteliti, kira-kira di aspek apa yang menyebabkan bocornya sistim sehingga ada penambahan. Apakah kelalaian Prokes, Mobilisasi tidak terkendali atau sistem pengawasan tidak bekerja,” kata dia, Sabtu (24/04).

Penambahan ini tentunya menjadi sesuatu tidak menggembirakan bagi masyarakat Lampung yang menyebabkan angka kematian Covid-19 terus naik. Karena, jika dilihat secara nasional, Provinsi Lampung akan kembali menjadi sorotan, mengingat kenaikan ini dikontribusi dari Kabupaten/Kota.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung harus ikut terlibat untuk memperbaiki sistem agar tidak ada penambahan kasus lagi.

“Tentu ini sangat disayangkan, kita seharusnya berlomba-lomba menurunkan jumlah kasus, tetapi di Pesawaran bobol. ini harus dievaluasi oleh Kepala Daerah dan mengambil langkah agar permasalahan ini tidak berkembang,” ungkap dia.

Selain itu, pemerintah daerah juga mesti melakukan tracking untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

“Harus ditelusuri kepastiannya, kemudian dilakukan treatment atau tindakan cepat supaya tidak meluas,” ucapnya.

Ia berharap Pemerintah dan Tim Satgas terus meningkatkan kinerja untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

“Kerja tidak boleh kendor dan lengah harus dalam posisi kinerja tinggi terus. Perhatian Kabupaten mesti di maksimalkan lagi serta berlomba mengatur strategi dan taktik biar persoalan ini tidak terjadi lagi,” ungkap Dedi Hermawan.

Sementara itu, Ketua Koordinator Presidium Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD) Provinsi Lampung, Gindha Anshori Wayka mengatakan bahwa jika di suatu daerah banyak pasien yang meninggal karena Covid-19, maka perlu di riset atau diteliti apakah kematian para pasien sebelumnya ada riwayat penyakit penyerta lainnya.

Sehingga akan berbanding lurus dengan keberhasilan masyarakat dan pemerintah dalam menekan penyebaran Covid 19 ini.

“Karena berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah dan masyarakat, maka hendaknya kita sama-sama melihat ini bukan hanya kewajiban pemerintah saja. Tetapi kewajiban seluruh elemen bangsa untuk saling menjaga dan tetap memperhatikan Prokes agar tidak bertambah lagi pasien Covid-19 tersebut,” ucap dia.

Upaya penanganan Covid-19 adalah usaha bersama, pemerintah sudah berupaya keras dalam berbagai cara mulai dari menggelontorkan dana infrastruktur di rasionalisasi untuk penanganan Covid, membuat regulasi, membatasi pergerakan manusia dalam suatu wilayah, karantina hingga merazia tempat-tempat umum dan lain sebagainya merupakan upaya nyata.

Oleh karena itu, masyarakat harus tetap patuh pada protokol kesehatan sehingga jumlah pasien tidak bertambah.

“Karena berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah dan masyarakat, maka hendaknya kita sama-sama melihat ini bukan hanya kewajiban pemerintah saja, tetapi kewajiban seluruh elemen bangsa untuk saling menjaga dan tetap memperhatikan prokes agar tidak bertambah lagi pasien covid-19 tersebut,” ujar Gindha Ansori Wayka

 

Arif Wiryatama

  • Bagikan