Menu
Precision, Actual & Factual

Advokat dan Mahasiswa Hukum Asal Way Kanan Dirikan Lembaga Advokasi Guru Lampung

  • Bagikan
Kirka.co terpercaya dalam memberi kabar
“Lembaga ini bertugas memberikan penyuluhan hukum dan melakukan advokasi terhadap Guru atau Kepala Sekolah secara Cuma-Cuma (Gratis) apabila sedang berhadapan dengan Hukum yang mengalami kasus kriminalisasi atau pemerasan," kata Gindha Ansori Wayka sebagai Juru Bicara Lembaga Advokasi Guru, di Bandar Lampung, Senin 5 Juli 2021. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Dalam rangka memberikan rasa aman dan bahagia dalam melaksanakan tugas, maka sejumlah Advokat atau Mahasiswa hukum tingkat akhir yang berasal dari Kabupaten Way Kanan menggabungkan diri dan membentuk “Lembaga Advokasi Guru Lampung”.

Terkait informasi dan permohonan untuk advokasi dapat disampaikan langsung melalui Lembaga Advokasi Guru Lampung yang beralamat di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam No. 61 Kelurahan Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung atau melalui WhatsApp (WA) 081279303030.

“Lembaga ini bertugas memberikan penyuluhan hukum dan melakukan advokasi terhadap Guru atau Kepala Sekolah secara Cuma-Cuma (Gratis) apabila sedang berhadapan dengan Hukum yang mengalami kasus kriminalisasi atau pemerasan,” kata Gindha Ansori Wayka sebagai Juru Bicara Lembaga Advokasi Guru, di Bandar Lampung, Senin 5 Juli 2021.

Lembaga ini terbentuk dari keprihatinan atas nasib Guru yang sering di peras, ditekan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Darisana, kata dia, menyebabkan Guru tidak maksimal dalam melakukan tugasnya mengajar anak didik karena terbentur masalah hukum.

Lembaga ini berdiri dari inisiasi Deni Ribowo, Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung yang notabene bergerak dibidang Pendidikan dan Kesehatan serta kesejahteraan sosial.

“Karena sering dicurhati Guru dan menyaksikan fenomena Guru sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang sering ‘dipaksa’ berhadapan dengan hukum, maka beliau menginisiasi dan mengajak tokoh muda Advokat dan Mahasiswa hukum tingkat akhir yang berasal dari Way Kanan yang berkeinginan menjadi Praktisi Hukum untuk bergabung dan membuat wadah advokasi ini,” Jelas Gindha.

Beberapa nama yang telah bergabung di Lembaga Advokasi Guru ini yakni Gindha Ansori Wayka dan Dicha Nery Utami, SH dari Kantor Hukum Gindha Ansori Wayka – Thamaroni Usman & Rekan, Resmen Kadapi, SH, M.H dari Kantor Resmen Kadapi and Patner.

Ahmad Handoko, SH, MH dari Kantor Hukum Ahmad Handoko & Associate, Lintang Saka Ganta,SH,MH,MKn dari Elza Syarief Law Office, Kantor Pengacara Ropa Roli,S.H dan Rekan, Hodi Feriyansyah dari Kantor Hukum Fery Soneri & Rekan, Bahari Sanjaya SH,MH.

Anggun Dina Febri, S.H. Kantor BKBH UBL, Ivan, SH. Kantor Ivan Bahrul & Partners | Badan Advokasi Indonesia Bekasi, Anton Heri, S.H. Kadiv Advokasi YLBH-98, Kantor Hukum Rahmat Hidayat,SH.,M.Kn & Rekan dan Ismi Ramadhoni – Kalabahu LBH Bandar Lampung 2019 serta Ali Rahman,SH,MH, Kantor Advokat Ali Rahman,SH dan Rekan.

  • Bagikan